Toko Baja Ringan Murah di JOGJA,Prambanan Klaten Melayani Partai Dan Ecer Baja Ringan Klaten, Baja Ringan Jogja, Baja Ringan Magelang, Baja Ringan Bantul Tlpn = 0274 2853197 , WA 0852.1586.9605 / 0852.1586.9605
Menu
Lihat Produk Matrial
Beranda » Blog » Mengenal Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36

Mengenal Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36

Dipublish pada 6 Februari 2022 | Dilihat sebanyak 344 kali | Kategori: Blog

Mengenal Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36 – Saat ini kebanyakan seluruh konstruksi rangka atap rumah minimalis modern telah menggunakan material baja ringan. Hal ini bukan tanpa alasan, karena material baja ringan dinilai lebih praktis dan efisien, sehingga memudahkan saat proses pemasangan. Salah satu tipe hunian dengan konsep minimalis yang paling sering dibangun oleh masyarakat Indonesia adalah rumah tipe 36.

Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36

Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36

Sesuai dengan namanya, rumah tipe ini memiliki luas bangunan total 36 meter persegi, dimana biasanya hunian ini hanya dibangun menjadi satu lantai. Selain sering digunakan sebagai atap rumah, baja ringan juga sering digunakan untuk atap pabrik, gudang dan bangunan besar lainnya. Oleh karena itu, sebelum mulai membuat atap baja ringan ada baiknya Anda mempersiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan matang sejak awal. Saat ingin menghitung kebutuhan anggaran, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan. Daripada penasaran, simak detail biaya atap baja ringan rumah type 36 berikut ini.

Ukuran Rumah Type 36

Langkah pertama adalah menghitung ukuran rumah mulai dari panjang dan lebar rumah, overhang atau overstek hingga derajat kemiringan atap. Biasanya rumah tipe 36 memiliki panjang 6 meter dan lebar 6 meter, overstek 1 meter, sedangkan kemiringannya sekitar 35 derajat. Dari data tersebut, rumus perhitungannya adalah sebagai berikut.

  • Panjang bangunan : Panjang rumah + (2 x Panjang overstek) = 6 + (2 x 1) = 8 meter.
  • Lebar bangunan : Lebar rumah + (2 x Panjang overstek) = 6 + (2 x 1) = 6 meter.
  • Derajat kemiringan : Cos 35 = 0.819.

Volume Rangka Atap Baja Ringan

Setelah mendapatkan data ukuran dari rumah tipe 36, selanjutnya Anda perlu menghitung volume atap dengan menggunakan rumus berikut.

  • Volume : (Panjang rumah + Panjang overstek kedua sisi) x (Lebar rumah + Panjang overstek kedua sisi) / derajat kemiringan atap
  • Volume : (8 x 8) / 0,819 = 78 meter kubik (m3).

Jadi, dari perhitungan di atas, total volume atap baja ringan pada rumah tipe 36 adalah sekitar 78 meter kubik.

Kebutuhan Material

Dalam konstruksi atap baja ringan terdapat beberapa material seperti kasau dan reng. Kedua bahan ini memegang peranan penting sehingga harus ada saat membuat rangka atap baja ringan. Dengan mengetahui kebutuhan akan lebih mudah untuk memperkirakan biaya pembuatan.

  • Jumlah Kaso
  1. Kebutuhan untuk kaso baja ringan yaitu : (Volume rangka atap x 4) / 6
  2. Kebutuhan kaso baja ringan : (78 m3 x 4) / 6 = 52 batang
  • Jumlah Reng
  1. Kebutuhan untuk reng baja ringan yaitu : Jumlah kaso x 1.2 = 52 x 1.2 = 62 batang

Jadi, atap rumah tipe 36 dengan panjang 6 meter dan lebar 6 meter membutuhkan kasau 52 batang dan reng sekitar 62 batang.

Biaya Atap Baja Ringan

Langkah selanjutnya adalah menghitung total biaya atap baja ringan untuk rumah tipe 36. Misal HARGA kasau BAJA RINGAN dengan ketebalan 0.70 mm sekitar Rp. 75.000 per batang dan ketebalan reng 0,45 mm adalah Rp. 40.000, maka perhitungannya seperti di bawah ini.

  • Biaya untuk baja ringan kaso yaitu : 52 x Rp 75.000 = Rp 3.900.000
  • Biaya untuk baja ringan reng yaitu : 62 x Rp 40.000 = Rp 2.480.000

Dari perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa total biaya kebutuhan atap baja ringan pada rumah type 36 adalah sebesar Rp. 3.900.000 + Rp. 2.480.000 = Rp. 6.380.000. Perlu diingat, biaya ini belum termasuk biaya tukang atau pekerja untuk proses pemasangan.

Mengontrol Biaya RAB Rumah

Buat Anggaran Kebutuhan Bahan Secara Rinci

Rencanakan pembangunan rumah dengan jelas dan detail. Jika sudah mengetahui ukuran bangunan, bentuk rumah, dan target waktu pembangunannya, kini saatnya membuat anggaran yang detail. Anggaran ini akan dijadikan acuan setiap kali akan membayar semua kebutuhan pembangunan nantinya.

Gunakan Desain Rumah Minimalis

Bukan hanya karena sedang tren, desain rumah minimalis memang memiliki banyak kelebihan. Salah satu ciri dari konsep rumah minimalis adalah membuat ruangan menjadi multifungsi. Tanpa banyak ruangan, konsep desain minimalis tentunya mampu menekan jumlah dan biaya penggunaan bahan bangunan. Salah satu faktor yang membuat biaya membangun rumah membengkak adalah biaya bahan bangunan. Toko bangunan memiliki harga material yang sangat bervariasi.

Karena itu, sebelum mulai membeli, sisihkan waktu khusus untuk riset lapangan. Bisa jadi harga semen di toko A lebih murah dari toko B, namun harga besi di toko B masih lebih murah dari toko A. Jangan takut keluar masuk toko bangunan dan melakukan riset harga . Catat daftar perbandingan harga dengan mempertimbangkan biaya transportasi ke toko bangunan.

Pilih Bahan Bangunan Lokal yang Berkualitas

Saat membangun rumah, tentunya ingin menggunakan bahan bangunan yang berkualitas. Sekarang sudah banyak bahan lokal dengan kualitas tinggi, jadi tidak perlu lagi menggunakan semua bahan produksi luar negeri yang harganya kurang terjangkau. Bahan bangunan lokal biasanya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan bahan produksi luar negeri. Dengan cara ini, Anda bisa menghemat cukup banyak.

Pakai Tukang Borongan

Pembangun memiliki peran penting dalam pembangunan rumah. Biasanya, biaya untuk membayar layanan merekalah yang paling banyak memakan anggaran. Oleh karena itu, pilihlah tukang yang sudah berpengalaman dan memiliki reputasi kerja yang baik. Ada dua cara pembayaran upah buruh bangunan, yaitu sistem harian dan sistem borongan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sistem pekerja harian biasanya dinilai memiliki kualitas kerja yang lebih baik dibandingkan dengan sistem borongan, karena sistem borongan mendorong pembangun untuk bergegas menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. Di sisi lain, dalam sistem borongan Anda dapat memprediksi total biaya pekerjaan dengan lebih pasti daripada sistem harian. Pengerjaan sistem borongan biasanya juga lebih cepat dibandingkan sistem harian, sehingga dapat menekan biaya lebih banyak.

Pengawasan Biaya RAB Rumah Tipe 36

Sebelum bisa mengawasi biaya rumah nantinya, pastikan Anda sudah menentukan desain seperti bentuk rumah, target waktu penyelesaian, bahan, dll agar Anda memiliki patokan dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tipe 36 ini.

RAB Rumah Tipe 36 Sistem Borongan

Ada juga cara menghitung sistem harga grosir total, misalnya:

  • Luas tanah 60m2, jika harga tanah Rp.500.000,-/m2 maka untuk membeli tanah tersebut dibutuhkan biaya Rp.500.000,-/m2 x 75m2 = Rp.37.500.000,-
  • Biaya bangunan kita hitung dengan dengan sistem m2, jika harga permeter persegi bangunan ditempat kita akan membangun rumah adalah Rp.1.750.000,- maka total biaya yang dibutuhkan yaitu 36m2 x Rp.2.000.000,- = Rp.63.000.000,-
  • Maka total biaya bangun rumah tipe 36 berikut beli tanahnya adalah Rp.37.500.000,- + Rp.63.000.000,- = Rp.100.500.000,- terbilang (seratus juta lima ratus ribu rupiah).

Kelebihan dan Kekurangan Atap Baja Ringan

Meski memiliki sejumlah keunggulan, bukan berarti material baja ringan tidak memiliki kelemahan. Sebagai bahan pertimbangan sebelum menghitung harga atap baja ringan tipe 36, berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan

  • Bobotnya ringan sehingga mudah dipasang.
  • Kuat dan tahan lama.
  • Mudah dibentuk sesuai keinginan.
  • Memiliki tegangan tarik yang tinggi.
  • Dapat didaur ulang sehingga ramah lingkungan.
  • Anti karat dan anti rayap.

Kekurangan

  • Harganya relatif mahal.
  • Mudah terbawa angin kencang.
  • Memiliki penampilan yang acak-acakan sehingga terlihat tidak rapi.
  • Rentan runtuh jika proses instalasi ceroboh.

Demikian ulasan tentang Mengenal Biaya Atap Baja Ringan Rumah Tipe 36, semoga bermanfaat.

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya
Harga Kanal C Baja Ringan Kencana

Mengenal Harga Kanal C Baja Ringan Kencana

Dipublish pada 6 Februari 2022 | Dilihat sebanyak 212 kali | Kategori: Blog

Mengenal Harga Kanal C Baja Ringan Kencana – Baja ringan adalah bahan bangunan yang terbuat dari baja karbon. Komposisi baja karbon baja ringan biasanya antara 0,05% sampai 2% dari satu unit baja ringan. Anda harus mengetahui harga kanal c baja... selengkapnya

Harga Jasa Pasang Baja Ringan Atap Rumah Di Jogja

Harga Jasa Pasang Baja Ringan Atap Rumah Di Jogja

Dipublish pada 17 November 2021 | Dilihat sebanyak 456 kali | Kategori: Blog

Selamat datang di website Kami Baja Ringan Prambanan, Kami merupakan spesialis Jasa Pasang Baja Ringan Atap Rumah Di Jogja Dan menjual produk baja ringan di wilayah Klaten, Jogja hingga Magelang dengan harga murah. Dalam artikel ini kami akan memberikan penjelasan... selengkapnya

harga pasang baja ringan kanopi

Harga Pasang Baja Ringan Kanopi

Dipublish pada 20 November 2021 | Dilihat sebanyak 443 kali | Kategori: Blog

Kami tawarkan harga pasang baja ringan kanopi, harga jasa pasang kanopi baja ringan per meter, harga jasa pasang kanopi baja ringan, harga pasang kanopi baja ringan per meter, harga borongan pasang kanopi baja ringan. Kanopi memang sering di gunakan sebagai... selengkapnya

error: Content is protected !!